Black Paper Motivational Quotes Instagram Post_20250527_135014_0000.png

Contents:

Uraikan saja


IMG20240716205803.jpg

Menceritakan kepada makhluk yang tak pernah ingkar dengan pencipta-Nya. Dari mana datangnya cerita untuk kami yang haus? Tak mengapa, minumlah dengan seksama dan menyapa lamunan lantaran berpikir cepat. Kurang lebih seperti ini dikurung dalam andai andai semu, diteriaki oleh angin kedamaian, gerai hidupnya dilembarkan lebar lebar, meloncernya abu yang turun dari kalang menuju kembali. Terima tamparan berseri riang. Atau sedari awal memang berkutik sedemikian, rupawan dengan sejuta kembang kempis berkarakter. Menangis, marah, kecewa, bahagia, tersentuh, dan terombang-ambing, segala obat abit. Dan segala doa dambaan kami agar kemanapun pergi adalah hal yang aku ingat untuk tetap kembali.

<aside> <img src="/icons/battery-charging_lightgray.svg" alt="/icons/battery-charging_lightgray.svg" width="40px" />

Mengisi Daya Optimal

Tak mampukah aku bernyawa dalam hal yang diibaratkan kembar?

Atau sekedar rasa yang mampir saja. Bahkan beberapa berkutik tentang kesenjangan. Rasaku menolak adalah caraku membisu.

Tuhan, izinkan aku menarik pikat gayamu untuk manusia yang paling aku cintai. Beberapa hari ini aku akan menerima sakit untuk tumbuh. Dari hal sembrono semacam kongsi persekongkolan damai dalam waktu yang lama.

</aside>

Black Paper Motivational Quotes Instagram Post_20250527_134901_0000.png

Detik Pertama

Apa saja yang membawamu ke dalam pikiran tak masuk logika?

Satu jam yang lalu terlintas bahwa hari ini adalah hari yang paling bahagia, satu jam kemudian hari yang paling bahagia tiba. Tidak ada namun dalam langkah setiap kita beranjak dari kerumunan hati yang rumit. Lintasan itulah yang sering kita lalui setiap detik langkah otak kita berpikir.

Kenapa harus kita melewati pikiran tak masuk logika?

Ketika kesederhanaan menjadi tak masuk logika, ketika kesederhanaan menjadi logika yang paling absurd. Sepaham saya, kalau ingin berpikir rasional tidak melulu harus paham tentang akal sehat. Menurut pribadi anda bagaimana?

Seimbangkan dengan rasio angka kesejahteraan pikiran dari pada tentang kewarasan fisik. Lebih baik makan lima kali sehari tetapi sedikit atau tidak sama sekali tetapi ada keinginan membuat resep makan. Nah, itu semua bisa ditelusuri jika anda mau terlibat dalam pikiran tak masuk logika.

Pilihan ada di tangan anda

Hidangan Terakhir

Menuju yang tak masuk logika

Raup ruap rayap yang kemudian nalar dalam hatiku untuk sementara.

Dikabarkan wajahnya sudah ketakutan dalam sepersekian lamanya.

Raup untung yang tak seberapa hanya sampah receh yang aku logikakan.

Ruap seberat biji buah kelapa tak melanggar hukum dibandingkan malingnya.

Jika kalian tidak ingin pergi dan nyaman dalam ruang rayap, sertai kekhilafanmu untuk terus berupaya menjadi yang paling waras di antaranya.

Seuntai kata #1


©2025. @rebeltea_